Odading Bandung Empuk Meledak, Renyah Gurih Bikin Nagih Odading Bandung Empuk Meledak, Renyah Gurih Bikin Nagih recipe | KulinerBDG
Jajanan

Odading Bandung Empuk Meledak, Renyah Gurih Bikin Nagih

Admin oleh
Persiapan
120 mnt
Masak
40 mnt
Porsi
12
Level
Sedang
Odading adalah jajanan legendaris asal Bandung berbentuk gorengan tepung berwarna cokelat pekat, dengan tekstur luar renyah dan bagian dalam empuk berongga seperti roti. Rasanya manis gurih pas untuk teman ngeteh atau ngopi sore hari. Resep ini pakai teknik fermentasi ragi yang tepat supaya odading bisa "meledak" sempurna saat digoreng.

🧂 Bahan-bahan

🍽️ Porsi: 12

Ubah jumlah porsi, takaran bahan & info gizi di bawah otomatis menyesuaikan.

  • 500 gram tepung terigu protein tinggi
  • 100 gram gula pasir
  • 8 gram ragi instan
  • 1 sdt garam
  • 1/2 sdt baking powder
  • 1 butir telur ayam
  • 50 gram margarin, lelehkan
  • 220 ml air hangat suam-suam kuku
  • 30 gram gula merah, sisir halus untuk taburan adonan
  • 1 liter minyak goreng untuk menggoreng

👩‍🍳 Langkah Pembuatan

  1. 1 Dalam mangkuk besar, campur tepung terigu, gula pasir, ragi instan, dan baking powder. Aduk rata dengan whisk supaya ragi tersebar merata.
  2. 2 Buat lubang di tengah campuran tepung, masukkan telur dan margarin cair. Tuang air hangat sedikit demi sedikit sambil diuleni menggunakan tangan atau mixer berpengaduk dough hook.
  3. 3 Uleni adonan selama 10-15 menit hingga kalis elastis, halus, dan tidak lengket di tangan. Terakhir masukkan garam, uleni lagi 2 menit sampai tercampur rata (garam dimasukkan belakangan agar tidak menghambat kerja ragi di awal).
  4. 4 Bulatkan adonan, letakkan dalam mangkuk yang sudah diolesi sedikit minyak. Tutup dengan plastic wrap atau kain bersih, diamkan di tempat hangat selama 60-90 menit sampai adonan mengembang 2 kali lipat.
  5. 5 Kempiskan adonan dengan cara ditinju perlahan untuk mengeluarkan gas. Taburi gula merah sisir di atas adonan, lalu lipat-lipat adonan beberapa kali agar gula merah tercampur merata membentuk motif marmer.
  6. 6 Bagi adonan menjadi 12 bagian sama besar (sekitar 65-70 gram per bagian). Pipihkan tiap bagian dengan tangan hingga membentuk lonjong pipih, jangan terlalu tipis agar hasil akhir tetap empuk.
  7. 7 Diamkan potongan adonan yang sudah dibentuk selama 15-20 menit lagi (proofing kedua) supaya odading makin mengembang dan berongga saat digoreng.
  8. 8 Panaskan minyak goreng dalam wajan cekung dengan api sedang, pastikan minyak cukup banyak agar odading terendam saat digoreng. Suhu minyak sekitar 160-170°C, jangan terlalu panas agar bagian dalam matang sempurna.
  9. 9 Goreng odading satu per satu, tekan-tekan perlahan dengan sendok agar mengembang merata dan bagian tengahnya ikut matang. Goreng 6-8 menit sambil dibalik-balik hingga warna cokelat kehitaman khas odading dan bagian dalam sudah tidak basah.
  10. 10 Angkat odading, tiriskan di atas rak kawat atau tisu dapur agar minyak berlebih turun. Sajikan hangat-hangat supaya tekstur renyah luar dan empuk berongga di dalam terasa maksimal.

💡 Tips

• Pastikan suhu minyak tidak terlalu panas (160-170°C) agar odading matang sempurna di dalam sebelum kulit luarnya gosong.

• Proses fermentasi dua kali (setelah diuleni dan setelah dibentuk) kunci utama supaya odading empuk berongga dan tidak keras.

• Warna cokelat pekat khas odading berasal dari gula merah dan proses karamelisasi gula saat digoreng, bukan dari pewarna.

• Odading paling nikmat disantap hangat bersama teh manis atau kopi hitam sebagai teman ngobrol sore.

📊 Informasi Gizi / porsi

245
Kalori (kkal)
4 g
Protein
12 g
Lemak
30 g
Karbohidrat

💬 Komentar (0)

Masuk dulu yuk buat komen!

Belum ada komentar. Jadi yang pertama dong! 😊