🧂 Bahan-bahan
Ubah jumlah porsi, takaran bahan & info gizi di bawah otomatis menyesuaikan.
- 250 gram Tepung beras
- 2 sdm Tepung kanji/tapioka
- 500 ml Air
- 3 lembar, simpulkan Daun pandan
- 1/2 sdt Garam
- 1 sdt, opsional Pewarna hijau alami (air perasan daun suji atau pasta pandan)
- secukupnya untuk olesan wajan Minyak goreng atau margarin
- 200 gram Kelapa parut kasar (agak muda)
- 1/4 sdt Garam untuk kelapa
- 200 gram Gula merah, sisir halus
- 50 gram Gula pasir
- 200 ml Air untuk kuah gula
- 1 lembar, simpulkan Daun pandan untuk kuah
- 1/4 sdt Garam untuk kuah
🛒 Produk yang Mungkin Kamu Butuhkan
* Link affiliate — kamu bisa bantu support KulinerBDG dengan belanja lewat link ini
👩🍳 Langkah Pembuatan
- 1 Kukus kelapa parut yang sudah dicampur garam selama 10 menit agar tidak cepat basi dan lebih gurih. Sisihkan.
- 2 Buat adonan petulo: campur tepung beras, tepung kanji, dan garam dalam wadah. Tuang air sedikit demi sedikit sambil diaduk agar tidak menggumpal, lalu saring adonan agar halus.
- 3 Masukkan daun pandan yang sudah disobek-sobek dan pewarna hijau ke dalam adonan, aduk rata. Diamkan adonan selama 15 menit.
- 4 Panaskan wajan datar anti lengket dengan api sedang-kecil, olesi tipis dengan minyak menggunakan kuas atau daun pandan.
- 5 Celupkan alat pembuat petulo (saringan berlubang kecil atau cetakan khusus petulo) ke dalam adonan, lalu gerakkan zig-zag di atas wajan panas membentuk pola renda tipis melingkar.
- 6 Masak hingga bagian pinggir kering dan sedikit terangkat, sekitar 1-2 menit. Jangan dibalik karena petulo hanya dimasak satu sisi.
- 7 Angkat petulo dengan hati-hati menggunakan spatula tipis, lalu gulung selagi masih hangat dan lentur. Ulangi hingga adonan habis.
- 8 Buat kuah gula merah: rebus gula merah, gula pasir, air, daun pandan, dan garam dengan api sedang sambil sesekali diaduk hingga gula larut dan kuah sedikit mengental.
- 9 Saring kuah gula merah agar bersih dari kotoran gula, lalu biarkan agak hangat.
- 10 Sajikan petulo gulung di atas piring, taburi kelapa parut kukus, lalu siram dengan kuah gula merah hangat sesuai selera.
💡 Tips
• Jika tidak punya cetakan khusus petulo, gunakan botol plastik bekas yang dilubangi kecil-kecil di tutupnya sebagai alat penuang adonan.
• Pastikan wajan benar-benar panas merata sebelum menuang adonan agar petulo tidak lengket dan mudah diangkat.
• Gunakan kelapa yang tidak terlalu tua agar hasil taburan lebih gurih dan lembut saat dikunyah.
• Kuah gula merah bisa dibuat lebih kental dengan menambahkan sedikit larutan maizena jika suka tekstur yang lebih pekat.
📊 Informasi Gizi / porsi
💬 Komentar (0)
Masuk dulu yuk buat komen!
Belum ada komentar. Jadi yang pertama dong! 😊