🧂 Bahan-bahan
Ubah jumlah porsi, takaran bahan & info gizi di bawah otomatis menyesuaikan.
- 500 gram Tepung beras
- 200 gram Kelapa parut setengah tua
- 200 gram Gula merah, sisir halus
- 50 gram Gula pasir
- 1 sendok teh Garam
- 3 lembar Daun pandan, simpulkan
- 150 ml Air matang
- secukupnya Daun pisang untuk alas cetakan
🛒 Produk yang Mungkin Kamu Butuhkan
* Link affiliate — kamu bisa bantu support KulinerBDG dengan belanja lewat link ini
👩🍳 Langkah Pembuatan
- 1 Campurkan kelapa parut dengan garam, aduk rata lalu sisihkan sebagian untuk taburan atas awug.
- 2 Dalam wadah besar, campur tepung beras dengan sisa kelapa parut berbumbu garam tadi. Aduk hingga merata dan tepung terasa lembap seperti pasir basah.
- 3 Tuang air matang sedikit demi sedikit sambil terus diremas-remas dengan tangan hingga adonan berbutir halus dan bisa menggumpal saat dikepal, tapi tidak basah menggumpal seperti dodol.
- 4 Ayak adonan tepung tersebut menggunakan saringan kasar agar teksturnya seragam dan tidak menggumpal besar.
- 5 Siapkan cetakan aseupan (cetakan bambu kerucut) atau bisa gunakan cetakan kerucut dari daun pisang yang digulung. Alasi bagian dalam dengan daun pisang.
- 6 Masukkan selapis adonan tepung beras ke dasar cetakan, lalu taburi sisiran gula merah dan sedikit gula pasir, lalu tutup lagi dengan adonan tepung beras. Ulangi berlapis-lapis hingga cetakan penuh, padatkan perlahan tanpa terlalu ditekan.
- 7 Taburi bagian paling atas dengan kelapa parut berbumbu garam yang sudah disisihkan tadi.
- 8 Panaskan dandang pengukus hingga air mendidih dan uapnya banyak, masukkan daun pandan ke dalam air kukusan agar aromanya menyerap.
- 9 Kukus awug selama 20-25 menit dengan api sedang hingga matang, ditandai dengan tekstur yang sudah padat namun tetap lembut dan aroma harum tercium kuat.
- 10 Angkat awug dari cetakan dengan hati-hati, sajikan hangat-hangat sebagai camilan atau teman minum teh.
💡 Tips
• Jangan menambahkan air terlalu banyak saat membuat adonan tepung, cukup sampai tekstur seperti pasir basah agar hasil awug tidak bantat.
• Jika tidak punya cetakan aseupan bambu, gunakan daun pisang yang digulung membentuk kerucut dan disemat lidi sebagai pengganti.
• Selalu masukkan daun pandan ke air kukusan untuk memberi aroma harum alami tanpa perlu essence tambahan.
• Sajikan awug selagi hangat karena teksturnya akan lebih lembut dan gula merahnya masih meleleh nikmat.
📊 Informasi Gizi / porsi
💬 Komentar (0)
Masuk dulu yuk buat komen!
Belum ada komentar. Jadi yang pertama dong! 😊