Batagor, Cuanki, dan Baso Tahu: Kisah Nyeleneh Camilan Bandung
Batagor, cuanki, dan baso tahu bukan sekadar jajanan pinggir jalan, tapi hasil akulturasi budaya yang lahir dari dapur-dapur sederhana di Bandung.
Sejarah, sains, dan kisah nyeleneh di balik makanan yang kita santap tiap hari — dibaca santai sambil ngopi.
Batagor, cuanki, dan baso tahu bukan sekadar jajanan pinggir jalan, tapi hasil akulturasi budaya yang lahir dari dapur-dapur sederhana di Bandung.
Cerita & resep baru tiap Jumat, langsung ke inbox.
Sebelum jadi bumbu dapur harian, rempah Indonesia dulunya adalah lambang kemewahan yang hanya boleh dinikmati kalangan istana dan bangsawan.
Sup, es krim, dan kerupuk ternyata bukan lahir dari kemewahan, tapi dari keterbatasan dan akal-akalan orang zaman dulu yang ingin tetap makan enak.
Mi instan, kopi, dan cokelat punya kisah panjang lintas benua sebelum akhirnya jadi comfort food favorit warga Bandung.
Sebelum jadi camilan manis favorit, cokelat pernah jadi minuman pahit suku Maya dan Aztec, bahkan sempat dipakai sebagai mata uang.
Bukan sejarah besar dunia, tapi sejarah kecil rempah yang tersimpan di toples dapur kita sendiri, mulai dari bentuk hingga cara memilihnya yang benar.
Ternyata banyak nama makanan terkenal dunia yang lahir dari salah kaprah, plesetan bahasa, atau kebetulan sejarah yang lucu dan tak disangka-sangka.
Sebelum jadi bumbu dapur sehari-hari, rempah Nusantara adalah kekayaan alam yang lahir dari kondisi geologis unik dan membentuk arah sejarah dunia.
Kecap manis yang selalu ada di dapur kita ternyata punya perjalanan panjang lintas benua sebelum akhirnya jadi jiwa masakan Nusantara.
Roti sudah menemani manusia ribuan tahun, dari lempengan gandum di padang pasir Mesir sampai roti bakar hangat di warung kopi Bandung.